← Kembali ke Blumi
Apa itu KPSP? Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan Anak (0-6 Tahun)
KPSP (Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan) adalah instrumen utama dalam program SDIDTK Kemenkes. Cukup jawab 10 pertanyaan — hasilnya langsung menunjukkan apakah perkembangan anak sesuai, meragukan, atau perlu perhatian khusus.
Isi KPSP: 10 Pertanyaan, 4 Aspek
KPSP mengukur 4 area perkembangan:
- Gerak Kasar — Kemampuan mengangkat kepala, berguling, duduk, berdiri
- Gerak Halus — Kemampuan meraih, menjumput, mencoret, koordinasi tangan-mata
- Bicara & Bahasa — Mengoceh, merespon suara, mengucap kata pertama
- Sosialisasi & Kemandirian — Tersenyum balik, mengenali orang, bermain, meniru
KPSP Berdasarkan Usia (16 Set)
Set pertanyaan disesuaikan dengan usia anak. Setiap 3 bulan ada set baru: 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66, 72 bulan. Blumi otomatis memilih set yang tepat berdasarkan tanggal lahir si kecil — termasuk koreksi prematuritas.
Cara Membaca Hasil KPSP
- Skor 9-10 (Sesuai/S) — Perkembangan anak sesuai dengan usianya. Lanjutkan stimulasi rutin.
- Skor 7-8 (Meragukan/M) — Ada sedikit keterlambatan. Perlu stimulasi lebih intensif selama 2 minggu, lalu evaluasi ulang.
- Skor 0-6 (Penyimpangan/P) — Ada kemungkinan keterlambatan signifikan. Segera rujuk ke dokter atau puskesmas.
KPSP vs Skrining Lain
KPSP menilai 4 aspek perkembangan umum. Untuk gangguan spesifik, Kemenkes menyediakan instrumen tambahan:
- TDD — deteksi gangguan pendengaran
- M-CHAT-R — deteksi risiko autisme (16-30 bulan)
- GPPH — deteksi hiperaktivitas (3 tahun ke atas)